Hari ini kesekian kalinya aku melihat dia
Tapi hari ini spesial
Dia berlari di bawah hujan dengan senyumnya
Dia yang seperti bongkahan es, ternyata memiliki senyum yang sehangat itu
Bulan berlalu...
Aku tak pernah menyangka akan berbincang dengannya
Tapi waktu itu akhirnya tiba
Ya, aku gugup
Bahkan tanganku sedingin es dan kakiku gemetar
Aku bahkan tak tahu bagaimana mengendalikan detak jantungku yang memompa lebih kencang dan mengalirkan rasa panas berlebih dalam tubuhku
Dan setelah kupikir, reaksi kimia tubuhku tampak aneh
Dingin di luar namun hangat di dalam
karena setiap orang memiliki ruang dalam hati
karena setiap orang memiliki ruang dalam hati...
Senin, 22 April 2013
Cerita Kala Hujan #
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar